PENGEMBANGAN MINUMAN GOLDEN MILK SUBTITUSI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi minuman golden milk dengan substitusi jus wortel (Daucus Carota L.) sebagai minuman fungsional alternatif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap define dilakukan pemilihan resep acuan terbaik dari tiga resep yang diujikan secara organoleptik. Tahap design dilakukan pengembangan dengan tiga variasi persentase substitusi jus wortel sebesar 15%, 20%, dan 25% terhadap volume susu. Hasil uji kesukaan oleh panelis semi terlatih menunjukkan bahwa formulasi dengan substitusi 15% (F1) memperoleh skor penerimaan tertinggi dan ditetapkan sebagai produk pengembangan terpilih. Tahap develop dilakukan validasi produk oleh dosen ahli, sedangkan tahap disseminate dilakukan uji kesukaan kepada 80 panelis tidak terlatih pada kegiatan Culinary Innovation Festival di Universitas Negeri Yogyakarta. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil uji organoleptik menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata antara produk acuan dan produk pengembangan pada seluruh parameter (warna, aroma, rasa, tekstur, kemasan, dan keseluruhan) dengan nilai p-value > 0,05. Nilai rerata keseluruhan produk pengembangan sebesar 4,15 mengindikasikan bahwa panelis cenderung menyukai produk tersebut. Disimpulkan bahwa substitusi jus wortel sebesar 15% menghasilkan minuman golden milk yang dapat diterima oleh masyarakat umum sebagai minuman fungsional alternatif.