STRATEGI KOMUNIKASI PEMBENTUKAN BUDAYA ORGANISASI BAITUL ARQAM SEBAGAI SARANA PEMBENTUKAN BUDAYA ORGANISASI ALA KH AHMAD DAHLAN DI AMAL USAHA MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA (Studi Kasus Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)
Downloads
Abstrak: Budaya organisasi merupakan sebuah identitas yang dapat membedakan organisasisatu dengan organisasi yang lain. Salah satu strategi komunikasi dalam rangka membuatbudaya organisasi adalah dengan memberikan semboyan pada organisasi. Budaya organiasitidak mengacu pada hal-hal seperti suku, etnis atau latar belakang seseorang namun budayaorganiasi adalah cara hidup dari organisasi dan budaya organisasi bukan sekadar sebuahpotongan puzzle melainkan puzzle itu sendiri. Dalam pandangan kita, budaya bukan sesuatuyang dimiliki organisasi; budaya adalah organisasi itu (Pacanowsky dan Trijulo dalamMorisan, 2009: 101),Geertz (Morisan, 2009: 101) menulis bahwa "Manusia adalah hewan yang tergantungpada jaring-jaring yang telah dipintalnya sendiri." Jaring-jaring itu adalah budaya. Untukmenjelajahi jaring itu hingga ke pusatnya, orang luar harus mengetahui interpretasi yang bisamenyatukan jaring-jaring itu. Budaya adalah makna, pengertian, dan perasaan yang dibagibersama Begitu pula Pacanowsky mengatakan bahwa budaya terdiri atas jaringan-jaringanmakna yang dipintal orang. Pemintalan jaringan itu meliputi aktivitas memintal, maka kitatidak hanya memperhatikan struktur jaring-jaring budaya, tetapi kita juga harusmemperhatikan proses pemintalan jaring-jaring itu. Proses itulah yang dinamakankomunikasi, dan komunikasi menciptakan realitas taken-for-granted (yang diambil dandiberikan di dunia kita).Ada pun Universitas Ahmad Dahlan adalah sebuah institusi pendidikan tinggi denganstatus sebagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) memiliki budaya organisasi yang harusdiinternalisasikan pada seluruh jajaran sumber daya manusia yang ada di dalamnya dariberbagai tingkatan dan status pekerjaan (dosen dan karyawan) agar sejalan dengan MKCH(Mukodimah Keyakinan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah) yang diajarkan oleh KHA Dahlan.Disini peran elemen yang ada di dalamnya sangat diperlukan untuk proses internalisasibudaya tersebut.
Kata Kunci: Komunikasi, Budaya Organisasi, Universitas Ahmad Dahlan
Authors retain the copyright of their published work.
By submitting and publishing in Humanika Journal, authors grant the journal the right of first publication and authorize the distribution of their work under the Creative Commons Attribution-NonComercial-ShareAlike 4.0 International (CC BY- NC-SA 4.0) license.
Authors are required to submit a signed License to Publish Agreement as a supplementary file during submission. This agreement grants publication rights to the journal while allowing authors to retain copyright.
Author Rights
Authors are permitted to:
- Share their published articles on personal websites, institutional repositories, and academic networks.
- Use the article in teaching, presentations, and future work.
- Distribute the published version of record with proper citation to the journal.

