Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dalam Penelitian Akademik: Pemetaan Tren dan Analisis Bibliometrik Lima Dekade Terakhir

Authors

  • Mareta Puspita Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Sujarwo Sujarwo Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21831/diklus.v9i1.89061

Abstract

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tren global dalam studi mengenai Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dari tahun 1972 hingga 2024 dengan pendekatan analisis bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus, dan dilakukan pemetaan lanskap keilmuan melalui analisis kinerja dan pemetaan sains, termasuk analisis kolaborasi penulis, sitasi bersama, dan kemunculan kata kunci. Sebanyak 224 publikasi dari 177 sumber dengan melibatkan 565 penulis dianalisis. Hasilnya menunjukkan peningkatan jumlah publikasi secara konsisten, dengan lonjakan signifikan dalam dekade terakhir yang mencerminkan meningkatnya perhatian global terhadap PKBM sebagai instrumen pembelajaran sepanjang hayat, pemberdayaan komunitas, dan pembangunan berkelanjutan. Amerika Serikat dan Indonesia menjadi kontributor paling produktif, dengan Universitas Pendidikan Indonesia dan University of Malaya sebagai institusi terdepan. Secara tematik, penelitian banyak berfokus pada pembelajaran sepanjang hayat, partisipasi masyarakat, dan pendidikan nonformal, dengan topik-topik baru seperti komunikasi kesehatan dan teknologi pembelajaran digital mulai berkembang. Jaringan kolaborasi menunjukkan kemitraan internasional yang terus berkembang, meskipun kolaborasi di wilayah Global South masih terbatas. Studi ini memberikan wawasan penting bagi peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan dengan menyoroti kontribusi berdampak, kesenjangan penelitian, dan arah pengembangan PKBM di masa depan.

Kata Kunci:  pusat kegiatan belajar masyarakat, pendidikan nonformal, pembelajaran sepanjang hayat, bibliometrik, pengembangan pendidikan

Community Learning Centers in Academic Research: Trend Mapping and Bibliometric Analysis of the Last Five Decades

Abstract

This study examines global trends in research on Community Learning Centers (PKBM) from 1972 to 2024 using a bibliometric analysis approach. Data was obtained from the Scopus database, and a scientific landscape mapping was conducted through performance analysis and science mapping, including author collaboration analysis, co-citation analysis, and keyword emergence analysis. A total of 224 publications from 177 sources involving 565 authors were analyzed. The results show a consistent increase in the number of publications, with a significant surge in the last decade reflecting growing global attention to PKBM as a tool for lifelong learning, community empowerment, and sustainable development. The United States and Indonesia are the most productive contributors, with the University of Education Indonesia and the University of Malaya leading the way. Thematically, research has focused heavily on lifelong learning, community participation, and non-formal education, with emerging topics such as health communication and digital learning technologies beginning to gain traction. Collaboration networks indicate growing international partnerships, though collaboration within the Global South remains limited. This study provides important insights for researchers, practitioners, and policymakers by highlighting impactful contributions, research gaps, and future directions for PKBM development.

Keywords: community learning center, non-formal education, lifelong learning, bibliometric , educational development

Downloads

Published

2025-03-13

How to Cite

[1]
Puspita, M. and Sujarwo, S. 2025. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dalam Penelitian Akademik: Pemetaan Tren dan Analisis Bibliometrik Lima Dekade Terakhir. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah. 9, 1 (Mar. 2025), 25–40. DOI:https://doi.org/10.21831/diklus.v9i1.89061.

Issue

Section

Articles

Citation Check