Potensi Makanan Tradisional Kue Kolombeng Sebagai Daya Tarik Wisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta

Authors

  • Minta harsana kajian Pariwisata, UGM, Yogyakarta
  • Muhammad Baiquni kajian Pariwisata, UGM, Yogyakarta
  • Eni Harmayani kajian Pariwisata, UGM, Yogyakarta
  • Yulia Arisnani Widyaningsih kajian Pariwisata, UGM, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21831/hej.v2i2.23291

Keywords:

Potensi makanan, daya tarik wisata

Abstract

Perkembangan industri pariwisata dapat memberikan peluang bagi berkembangnya produk-produk wisata, termasuk kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tingginya perkembangan industri pariwisata, memberikan peluang yang sangat besar bagi masyarakatnya, untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan pariwisata, khususnya wisata kuliner yang saat ini masih sangat terbatas jumlahnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan makanan tradisional sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori Daya tarik Wisata dari Damanik dan Weber, (keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman).Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa makanan tradisional  Kue Kolombeng merupakan suatu produk yang berdaya tarik wisata. Daya tarik wisata pada Makanan Tradisional Kolombeng adalah karena makanan Tradisional ini memiliki keunikan, originalitas, otentisitas, dan keragaman. Keunikan dapat dilihat dari adanya kombinasi kelangkaan dan kekhasan yang melekat pada makanan tradisional Kue Kolombeng. Originalitas makanan tradisional tergambar dari keaslian bahan makanan tradisional  dengan tetap mempertahankan bahan baku lokal asli dan proses dengan ,juga menggambarkan otentisitasnya, keragaman mengarah pada variasi bentuk dan nama. 

References

Cooper, D.R. And Emory, C.W. 1995. Business Research Methods, 5 th edition,

Damanik, Janianton dan Helmut F. Weber.2006. Perencanaan Ekowisata. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Dinas Pariwisata DIY Tahun 2017.

Didin Syarifuddin, Chairil M. Noor, Acep

Rohendi, Memaknai Kuliner Lokal sebagai daya tarik Wisata Kota bandung, Jurnal ABDIMAS BSI, Vol. 1 No. 1 Februari 2018, Hal. 55-64

Eric R. Wolf.2004. Perang Petani. Penerbit Insist Press.

International Culinary Tourism Association. The World"Ÿs Leading Authority on Culinary Travel.

Marketing Outlook, 2017

Downloads

Published

2019-01-24

How to Cite

[1]
harsana, M. et al. 2019. Potensi Makanan Tradisional Kue Kolombeng Sebagai Daya Tarik Wisata Di Daerah Istimewa Yogyakarta. Home Economics Journal. 2, 2 (Jan. 2019), 40–47. DOI:https://doi.org/10.21831/hej.v2i2.23291.

Issue

Section

Articles