Development of intercultural creativity through art education at Junior High School

Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP

Authors

  • Brendha Ockwilya Maharani Ndun Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Cabria Shafa Jayola Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Isra’ Kusuma Rahmatinggusti Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Muhammad Daiva Khresna Rasendria Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Nabilah Tisti Aristawati Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.21831/sungging.v4i1.87547

Keywords:

Budaya lokal, Local culture, Kreativitas siswa, Students' creativity, art education, Pendidikan Seni Rupa, Intercultural learning, pembelajaran interkultural, SMP, junior high school

Abstract

This study examines the development of students' intercultural creativity through visual arts education at SMP Negeri 15 Yogyakarta, a culturally diverse school. Using a qualitative case study and educational ethnography, the research explores the learning experiences of students and teachers in an intercultural setting. Data was collected through participatory observation, interviews with students from different regions and art teachers, and documentation of student artwork. The findings show that the learning model is adaptive and participatory, fostering active student engagement in the creative process. However, the integration of cultural elements in students' artwork is limited due to low motivation and a lack of cultural understanding. The study recommends incorporating intercultural art projects and digital media to enhance cultural awareness and creative involvement.

_______________________________________________________________________________

 

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengembangan kreativitas interkultural siswa melalui pembelajaran seni rupa di SMP Negeri 15 Yogyakarta yang memiliki keberagaman budaya. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dan etnografi pendidikan, penelitian ini menggali pengalaman siswa dan guru dalam konteks interkultural. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara dengan siswa luar daerah dan guru seni budaya, serta dokumentasi karya seni siswa. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran yang adaptif dan partisipatif, memungkinkan siswa aktif dalam proses kreatif. Namun, unsur budaya dalam karya seni siswa masih terbatas karena rendahnya motivasi dan pemahaman budaya asal.

References

Ambarwangi, S. (2013). Multicultural education in schools through traditional art education. HARMONIA: Jurnal Pengetahuan Dan Pemikiran Seni, 13(1). https://doi.org/https://doi.org/10.15294/harmonia.v13i1.2535

Ambarwati, D. R. S., Wulandari, D., Isa, B., Astuti, E. P., & Suardana, I. W. (2023). Museum-based learning for creativity: Indonesian and Malaysian teachers’ expectation vs reality. Humanities, Arts and Social Sciences Studies, 316–326. https://doi.org/10.14456/hasss.2023.29

Gunawan, I. (2017). Media, kebudayaan dan identitas. Jurnal Seni Rupa Warna, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.36806/.v5i2.44

Halim, M., Zulfahmi, M., & Martis. (2024). Integrasi seni karawitan ke dalam kurikulum pendidikan seni. AKSARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 25(2). https://doi.org/10.23960/aksara/v25i2.pp704-716

Ilhami, M. W., Vera, N., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, W. (n.d.). Penerapan Metode Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9). https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.11180129

Mudrik, N., Enji, Z., & Fawwaz, I. (2024). Komunikasi Lintas Budaya : Konsep, Tantangan, Dan Strategi Pengembangannya. 4(2), 168–181.

Putri, A., Santoso, G., & Nurhidayaty, R. (2022). Seni dan Kreativitas Sebagai Medium Pemersatu Dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Pendidikan Transformatif, 1(2), 29–38. https://doi.org/https://jupetra.org/index.php/jpt/article/view/489Second

Rasyid, S., Aksa, A., & Qur’ani, B. (2023). Media Sosial untuk Budaya: Mendorong Generasi Milenial (Siswa Siswi MAN Gowa) untuk Menghargai Nilai-Nilai Tradisional Masyarakat Makassar. Jurnal Edukasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 70–76. https://doi.org/https://doi.org/10.35914/jepkm.v2i2.74

Septiana, N. N., Khoitiyah, Z., & Shaleh. (2024). Metode penelitian studi kasus dalam pendekatan kualitatif. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 10(4).

Sumarni, M. L., Jewarut, & Lumbantobing, W. L. (2023). Peran guru dalam pembelajaran berbasis budaya di sekolah dasar. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 11(1), 132–138. https://doi.org/https://doi.org/10.24269/dpp.v11i1.8210

Sumarsono, S., Sabri, I., & Suryandoko, W. (2024). Peningkatan kreativitas dalam pembelajaran seni budaya melalui pemanfaatan multimedia interaktif. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2). https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3712

Suyanto. (2025). Pembelajaran mendalam: Menuju pendidikan bermutu untuk semua.

Downloads

Published

2025-06-27

How to Cite

Ndun, B. O. M., Jayola, C. S., Rahmatinggusti, I. K., Rasendria, M. D. K., & Aristawati, N. T. (2025). Development of intercultural creativity through art education at Junior High School: Pengembangan kreativitas interkultural melalui pendidikan seni rupa di SMP. Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse, 4(1), 123–139. https://doi.org/10.21831/sungging.v4i1.87547

Citation Check