Dinamika Industri Pabrik Gula Kadipaten di Majalengka Tahun 1900-1942
DOI:
https://doi.org/10.21831/mozaik.v17i2.97939Abstract
Penelitian ini membahas dinamika industri Pabrik Gula Kadipaten di Majalengka tahun 1900-1942. Fokus penelitian meliputi perkembangan perkebunan tebu, modernisasi teknologi produksi, sistem transportasi distribusi gula, dan dampak sosial-ekonomi pabrik terhadap masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pabrik Gula Kadipaten berkembang menjadi salah satu industri gula di wilayah Karesidenan Cirebon karena didukung lokasi yang strategis, penggunaan teknologi produksi yang lebih modern, serta adanya jalur kereta api Cirebon-Kadipaten yang mempermudah pengangkutan gula ke pelabuhan Cirebon. Selain berperan dalam sektor ekonomi kolonial, Pabrik Gula Kadipaten juga memberikan dampak sosial-ekonomi melalui penyediaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menunjukkan bahwa industri gula pada masa kolonial tidak hanya berkaitan dengan produksi ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari proses modernisasi dan transformasi sosial di Jawa Barat pada awal abad ke-20.
Kata kunci: Industri gula, Pabrik Gula Kadipaten, Majalengka, kolonialisme, modernisasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Faiz Rofi'i, Nurhata, Naely Eva Malichah, Samudra Eka Cipta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: a. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal. b. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. c. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


