Program Pengembangan Layanan Perpustakaan di Sekolah Menengah Atas: Studi Kasus di SMAN 2 Bantul

program pengembangan layanan perpustakaan perpustakaan sekolah

Authors

July 12, 2021
July 16, 2021

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program pengembangan layanan perpustakaan sekolah di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Bantul. Metode pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala perpustakaan, tenaga pengelola perpustakaan sekolah, dan relawan pustakawan muda. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) bentuk program pengembangan layanan perpustakaan di Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Bantul meliputi kegiatan layanan untuk difabel, narapidana, dan kegiatan di panti jompo;  (2) proses pelaksanaan kegiatan layanan perpustakaan terdiri atas: (a) layanan untuk difabel dengan mengundang siswa difabel dari luar sekolah untuk mengikuti kegiatan  story telling; (b) layanan bagi narapidana dilakukan dengan mengganti koleksi setiap dua bulan sekali; dan (c) layanan di panti jompo dilakukan dengan mengganti koleksi dalam jangka waktu dua bulan sekali dan memberi pendampingan bagi manula dalam memanfaatkan koleksi.