Dari Puisi ke Memori Kolektif: Tragedi Marsinah dalam Dongeng Marsinah (1993-1996)
DOI:
https://doi.org/10.21831/istoria.v22i1.92677Abstract
Sastra Indonesia memandang puisi sebagai medium simbolik untuk mengartikulasikan memori kolektif dan mengekspresikan resistensi terhadap relasi kuasa yang menindas. Penelitian ini mengkaji Dongeng Marsinah karya Sapardi Djoko Damono sebagai teks kultural yang tidak hanya merepresentasikan tragedi 1993, tetapi juga membangun perlawanan simbolik terhadap represi politik Orde Baru. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dan pendekatan sosiologi sastra untuk menafsirkan hubungan antara peristiwa sosial-politik dan konstruksi makna dalam teks. Analisis menunjukkan bahwa elemen puitis dalam puisi ini menjadi strategi wacana kritis yang menolak hegemoni negara dan menyoroti penyingkiran suara buruh perempuan. Marsinah dihadirkan tidak semata sebagai korban, tetapi sebagai representasi yang menegaskan ketimpangan struktural terhadap perempuan dalam relasi kuasa. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa Dongeng Marsinah memperluas fungsi sastra dari sekadar representasi estetika menjadi praktis etis yang merawat memori publik, menumbuhkan empati sosial, serta mengartikulasikan perlawanan simbolik terhadap kekerasan struktural. Puisi ini berfungsi sebagai arsip kultural yang merawat memori publik, membangun empati, dan membuka ruang kajian lintas generasi mengenai kekerasan struktural terhadap perempuan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Riestiannisa Utari, Muzakki Bashori (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with journal ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah agrees to retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work, with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Journal ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah, is published by the History Education Study Program Universitas Negeri Yogyakarta in collaboration with Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) and Keluarga Alumni Prodi Pendidikan Sejarah (KAPPS), with ISSN: 1858-2621 (Print), ISSN: 2615-2150 (Online).
Journal Istoria by History Education Study Program is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://journal.uny.ac.id/index.php/istoria/index







