Perbedaan Menamai Aksara Bali (Letter Naming Fluency) Siswa Kelas III pada Awal dan Tengah Semester
DOI:
https://doi.org/10.21831/ikadbudi.v15i2.97906Abstract
Kemampuan Letter Naming Fluency (LNF) menjadi salah satu indicator penting dalam perkembangan literasi awal siswa karena berkaitan dengan kemampuan mengenali symbol tulisan secara cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kemampuan LNF aksara Bali siswa kelas III dari awal menuju tengah semester. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 21 siswa kelas III. Pengumpulan data dilakukan melalui tes lisan menggunakan 24 aksara Bali yang terdiri atas 18 aksara wreastra dan 6 pengangge suara. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, klasifikasi data, dan deskripsi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan LNF siswa mengalami perkembangan dari awal menuju tengah semester. Pada awal semester diperoleh skor tertinggi sebesar 22, skor terendah sebesar 13, dan rata-rata sebesar 17,62, sedangkan pada tengah semester skor tertinggi tetap sebesar 22, skor terendah meningkat menjadi 15, dan rata-rata meningkat menjadi 18,71. Peningkatan tersebut menujukkan bahwa proses pembelajaran membantu siswa meningkatkan kemampuan mengenali dan menamai aksara Bali secara lebih baik. Kemampuan LNF dapat digunakan sebagai indikator perkembangan literasi awal dalam pembelajaran siswa.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putu Ristia Oktaviyanti, I Ketut Paramarta, I Wayan Gede Wisnu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

1.png)