Efektivitas studi lapangan di kawasan mangrove dalam meningkatkan hasil belajar geografi pada siswa SMA

Authors

  • Aprilliana Widiani
  • Hastuti Hastuti Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.21831/hsjpi.v5i1.11231

Keywords:

Field Method, Indoor Method, Learning Geography

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas studi lapangan di kawasan mangrove dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui hasil belajar geografi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kuasi eksperimen. Analisis data menggunakan paired t-test dan independent-t test. Hasil penelitian ini adalah: rerata hasil belajar geografi yang menggunakan studi lapangan (í—Ì… =76,11 ) lebih tinggi dari pada hasil belajar indoor study (í—Ì…=67,68) pada taraf signifikansi dan t hitung 15,489. Hal ini mengartikan bahwa penerapan metode studi lapangan dapat meningkatkan hasil belajaran geografi siswa. Metode studi lapangan efektif dalam meningkatkan hasil belajar geografi siswa pada taraf signifikansi dan t hitung 2,868. Terdapat perbedaan yang nyata dari gain score hasil belajar siswa pada kedua kelompok perlakuan. Nilai rata-rata gain score pada metode pembelajaran studi lapangan yaitu 0,51 dan hasil belajar siswa kelas indoor study yaitu 0,38. Hal ini dapat diartikan bahwa metode studi lapangan lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar geografi siswa.

Kata kunci: metode lapangan, metode indoor, hasil belajar geografi

 

THE EFFECTIVENESS OF FIELD STUDIES IN THE MANGROVE AREA IN IMPROVING GEOGRAPHY LEARNING AT HIGH SCHOOL

Abstract

This research aims to reveal the effectiveness field studies in the mangrove area of teaching in improving geography learning. This research was quantitative research with the quasi experiment approach. The data analysis used paired t-test and independent of t test.  The result of this research shows that there is a significant learning outcomes (í—Ì…=76,11 ) with teaching method of field studies at  significance and t count 15.489. This means that the teaching methods of field studies can improve geography learning achievement. The teacing method of field studies is effective in improving the geography learning achievement at the significance and t count 2.868. indoor class student learning outcomes study is (í—Ì…=67,68). There is a real difference from the gain score of student learning outcomes in both groups. The value of the average gain scores on learning methods of field studies is 0.51 and outcomes of student's learning class indoor study is 0.38. This means that the field study method is more effective in improving the results of student's geography learning.

Keywords: field method, indoor method, learning geography

Author Biographies

Aprilliana Widiani

Aprilliana Widiani, lahir pada tanggal 31 Maret 1991 di Mataram. Pendidikan formal yang telah diselesaikan adalah pendidikan Sekolah Dasar di SD 24 Ampenan lulus pada tahun 2003. Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama diselesaikan di SMP Negeri 15 Mataram lulus pada tahun 2006. Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas diselesaikan di SMA Negeri 7 Mataram lulus pada tahun 2009. Pendidikan Sarjana diselesaikan di Univesitas Muhammadiyah Mataram, lulus pada tahun 2013

Hastuti Hastuti, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta

Dr. Hastuti, M.Si. lahir di Yogyakarta adalah dosen Fakultas Ilmu Sosial, berkebangsaan Indonesia. Pendidikan formal yang telah diselesaikan adalah SD di Yogyakarta SMP di Yogyakarta, SMA di Yogyakarta, S1 UGM Yogyakarta (1986), S2 UGM Yogyakarta (1994). S3 UGM Yogyakarta (2009). Saat ini menduduki jabatan Lektor Kepala  Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta.

References

Bowman, H. H. M. (2000). Ecology and Physiology of the Red Mangrove. of the American Philosophical Society,56(7).

Fatchan. (2002). Geografi tumbuhan. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Fon, F. L. (2015). Hydro-geomorphological implications of uncontrolled settlements in Limbe, Cameroon. International Review of Social Sciences, 3(1).

Orion, N., & Hofstein, A. (1994). Factors that influence learning during a scientific field trip in a natural environment. Journal of Research in Science Teaching, 31(10), 1097–1119. https://doi.org/10.1002/tea.3660311005

Saefuddin, H.A. (2014). Pembelajaran efektif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Suarno, D.T., & Sukirno. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran IPS dengan Tema Pemanfaatan dan Pelestarian Sungai untuk Siswa Kelas VII SMP. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 2(2), 115-125.

Husamah. (2013). Pembelajaran luar kelas Outdoor learning. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Indriyanto. (2012). Ekologi Hutan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Mardapi, D. (2008). Teknik penyusunan instrumen tes dan nontes. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.

Mujis, D., & Reynolds, D. (2005). Effective teaching evidence and practice. (2nd Ed.). London: SAGA Publication.

Nash, G. V. (2001). The story of the Mangrove. Torreya, 8(4)

Nicol (2011). Outdoor learning, outside the classroom: theory and guidelines for practice, New York: Routledge.

Wesbawa, I. G. A., & Christiawan, P. I. (2014). Geografi bencana. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Downloads

Published

2018-11-15

How to Cite

Widiani, A., & Hastuti, H. (2018). Efektivitas studi lapangan di kawasan mangrove dalam meningkatkan hasil belajar geografi pada siswa SMA. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 5(1), 12–19. https://doi.org/10.21831/hsjpi.v5i1.11231

Issue

Section

Articles